Tingkatkan Kapasitas, STTD Gaet Pihak Ketiga Akan Bangun Dormitori Baru Setinggi 17 Lantai

Selasa, 14 Mei 2019 10:05 am
Bagikan berita ini   
  


BEKASI (sttd.ac.id) – Sejalan dengan rencana perubahan STTD menjadi politeknik, kampus BPSDMP matra darat itu terus berbenah diri. Upaya peningkatakan kapasitas dan kualitas diklat terus ditingkatkan.

“Jumlah taruna terus meningkat, dan tahun 2021 mendatang diproyeksikan menjadi 3.000 taruna. Saat ini sekitar 1.300, selain taruna lain yang dititipkan di BP2TD Bali dan BP2TD Mempawah,” kata Ketua STTD Eddy Gunawan menjawab BeritaTrans.com di STTD Bekasi, (11/5) kemarin.

Untuk jangka panjang, lanjut dia, STTD akan membangun dormitori atau asrama taruna yang baru. Lokasinya tak jauh dari perumahan dinas dosen dan pimpinan STTD sekarang.

“Pembangunan dormitori baru nanti direncanakan sampai tiga tower setinggi 17 lantai yang dibangun secara bertahap. Untuk itu, STTD akan bekerja sama dengan pihak ketiga, sekaligus memanfaatkan dana BLU dan DIPA APBN,” kata Eddy lagi.

Sesuai rencana, peletakan batu pertama pembangunan dormitori baru akan dilakukan tahun 2020 mendatang. Begitu tower pertama selesai, maka bisa langsung dimanfaatkan untuk menampung taruna baru.

“Setelah menjadi BLU, STTD bisa memanfaatkan peluang kerja sama saling menguntungkan dengan pihak ketiga. Intinya, peningkatan kapasitas diklat bisa dilakukan tanpa harus menunggu dana APBN semuanya,” jelas Eddy.

Sebelumnya, Asisten Deputi Assesemen dan Organisasi, dan pelaksanaan Kebijakan dan Koordinasi Tata laksana Kembagaan dan Tata Laksana Perekonomian dan Kamaritiman Kementerian PAN-RB Hastori menambahkan, pihaknya menyetujui perubahan STTD menjadi politekik (PTDI-STTD).

“Secara teknis dan nonteknis sudah memenuhi syarat. Setelah berubah menjadi PTDI-STTD, maka jumlah taruna akan makin besar juga. Kampus ini diproyeksikan bisa membuka program pascasarjana, baik S-2 atau S-3 (doktoral),” kata Hastori.

Konsekuensinya, menurut Eddy Gunawan, maka penambahan kapasitas dormitory serta sarana dan fasilitas diklat di kampus STTD juga harus dijaga dan ditingkatkan.

“STTD dengan jumlah taruna sekarang, perbandingan dosen dan taruna serta sarana dan prasarana diklat sudah cukup. Tapi, jika nanti ada penambahan prodi serta jumlah taruna aktif di kampus, maka keberaan dormitori dan fasilitas pendukung lainnya sangat dibutuhkan,” tegas Eddy Gunawan.


Beri Komentar untuk Berita Ini