STTD, Rapat Evaluasi Polbit 2019

Rabu, 21 Agustus 2019 12:08 pm
Bagikan berita ini   
  


Bekasi sttd.ac.id – Rapat Evaluasi Pola Pembibitan Sekolah Tinggi Transportasi Darat Tahun 2019 diselenggarakan di Auditorium Giri S. Hadihardjono STTD, Selasa (20/8/2019) dengan dihadiri 450 peserta dari 200 daerah provinsi/kota/kabupaten Pola Pembibitan yang telah dan yang akan melakukan kerjasama dengan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).

Peserta registrasi rapat evaluasi polbit STTD

Maksud dan tujuan rapat ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan Polbit yang sudah berjalan sejak tahun 2014 dan pemenuhan kebutuhan SDM Transportasi Darat di Daerah melalui Penerimaan Calon Taruna Pola Pembibitan. Adapun beberapa hal yang dibahas dalam rapat evaluasi tersebut antara lain :

  1. Isu-isu strategis terkait pelaksanaan pola pembibitan
  2. Pelaksanaan program studi STTD dan adanya perubahan STTD menjadi Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD
  3. Penempatan para alumni
  4. Pemutahiran/perpanjangan MoU dan Pelaksanaan MoU baru

Adapun rekomendasi dari hasil rapat bahwasannya daerah masih mengharapkan pola pembibitan terus dilanjutkan karna kebutuhan tenaga aparatur di daerah yang berkompetensi transportasi darat sangat di butuhkan.

narasumber yang hadir dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Deputi Bidang SDM Aparatur (DR. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl., S.E., M.Eng.) dengan materi “Strategi Pemenuhan Sdm Formasi Pola Pembibitan Pemerintah Daerah Tahun 2019”. Secara garis besar narasumber menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Smart ASN 2024
  2. Integritas
  3. Nasionalisme
  4. Profesionalisme
  5. Wawasan Global
  6. IT dan Bahasa Asing
  7. Hospitality
  8. Networking
  9. Entrepreneurship
  • Birokrasi 4.0
  • percepatan layanan
  • akurasi pelayanan (dengan system komputerisasi)
  • efisiensi pelayanan
  • fleksibilitas kerja : a. peserta diberikan ruang kompetensi dengan perusahaan swasta
  • tidak bisa mengusulkan formasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan daerah yang tidak sesuai dengan prioritas.
  • usulan-usulan formasi dan jabatan untuk daerah akan doselaraskan dengan potensi masing-masing daerah.
  • P3K mengakselerasi akan kebutuhan SDM dapat terpenuhi
  • Setiap tahun kemenpan RB mewajibkan pemerintah pusat maupun daerah untuk mengisi peta jabatan dan seluruh kebutuhan formasi dengan system elektronik
  • Total kebutuhan pegawai ASN untuk secara nasional tahun 2019 sebanyak 254.173, dengan penyebaran di pusat 46.425 dan daerah sebanyak 207.748.
  • Potret kebutuhan SDM di bidang Transportasi Darat sebanyak 16.338 dengan rincian kebutuhan di pusat sebanyak 8.870 dan daerah sebanyak 7.558. Sedangkan yang sudah terpenuhi sebanyak 4.271 dengan penyebaran di pusat sebanyak 1.095 dan daerah 3.176 orang.
  • Belanja pegawai yang sudah diatas 40 % harus diantisipasi karena sudah terlalu tinggi sehingga harus mengusulkan formasi yang bernar-benar prioritas.

Menurut Ketua STTD (Eddy Gunawan, ATD, M.Eng.Sc).

  1. Pembangunan SDM bukan dari segi akademis saja, melainkan dari segi pembangunan karakter.
  2. Menerapkan pola pengasuhan pada taruna senior untuk saling asih asuh agar tidak terjadi tindak kekerasan, untuk taruna junior diajarkan untuk patuh, manut, dan hormat menghormati terhadap seniornya agar tercipta etika dalam senior-junior.
  3. Memastikan bahwa anak didik yang di didik di STTD benar-benar mendapatkan didikan yang membawa hasil.
Penandatanganan MoU dengan Bupati Nagan Raya Aceh

Setelah diskusi panel degan Bapak Deputi SDM Bidang Aparatur dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Pola Pembibitan dengan dua Kepala Daerah (Bupati Nagan Raya Aceh dan Kabupaten Sarolangun) dan disaksikan oleh Bapak Deputi.

Penandatanganan MoU dengan Kabupaten Sarolangun

Secara keseluruhan pelaksanaan Rapat Evaluasi Pola Pembibitan dapat berjalan dengan baik dan antusias dari para peserta sangat tinggi.


Beri Komentar untuk Berita Ini