STTD BEKASI BUKA DIKLAT PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PROVINSI MALUKU

Kamis, 14 Maret 2019 12:03 pm
Bagikan berita ini   
  


BEKASI sttd.ac.id – Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi selaku Ketua Pelaksana Diklat Pemberdayaan Masyarakat membuka Diklat Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2019 di Ambon, Provinsi Maluku, Senin, (11/3/2019).

Adapun diklat yang dibuka adalah Diklat Orientasi LLAJ, Keselamatan Lalu Lintas, Pengemudi Profesional Angkutan Umum, Perparkiran, Pembuatan Rambu dan Marka, Pemeriksaan Emisi Gas Buang, dan Pemeliharaan Sepeda Motor. Total jumlah peserta sebanyak 300 orang.

Dalam sambutannya Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi berpesan kepada seluruh peserta agar peluang yang bagus ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan potensi diri dan ilmu bagi masa depan yang lebih baik.

Diklat diselengarakan selama tiga hari, tanggal 11 – 13 Maret 2019 atau setara dengan 30 jam pelajaran dengan metode pembelajaran teori dan praktik. Di akhir pendidikan, peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat sesuai dengan jenis diklat yang diikuti. 

Diharapkan, dengan bekal ini masyarakat bisa lebih memahami transportasi dan bisa bersaing lebih luas lagi di dunia transportasi khususnya transportasi darat.

Badan Pengembangan SDM Perhubungan, Kementerian Perhubungan melalui Unit Pelaksana Teknis di bawahnya telah melaksanakan DPM sejak empat tahun terakhir. Diklat ini merupakan program kegiatan yang disediakan secara gratis oleh Pemerintah dengan pembiayaan dari dana APBN. 

Penyelenggaraan Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini merupakan realisasi dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2014 tentang percepatan pembangunan daerah tertinggal, Peraturan Pemerintah (PP) 51 Tahun 2012 tentang SDM di bidang Transportasi, dan Permenhub Nomor 63 tahun 2018 tentang tata cara pemberian bantuan pendidikan dan pelatihan serta beasiswa di bidang Transportasi.


Beri Komentar untuk Berita Ini