Persiapan Jadi Politeknik, Tim Kemenpan-RB dan Kementerian Perhubungan Kunjungi STTD Bekasi

Senin, 13 Mei 2019 01:05 pm
Bagikan berita ini   
  


BEKASI (sttd.ac.id) – Kampus Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi menerima Tim Visitasi Kelembagaan STTD – Tim Kemenpan RB dan Tim Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Sabtu (11/5/2019). Visitasi ini dimaksudkan untuk proses peninjauan kelapangan kesiapan aspek teknik dan nonteknik sebelum kampus ini berubah menjadi Politeknik Transportasi Darat (PTDI-STTD).

Dalam visitasi itu, dimaksudkan sebagai rangkaian rencana perubahan STTD menjadi politeknik sesuai UU Dikti. Selain itu, sekaligus untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan diklat di kampus matra darat tersebut.

Hadir dalam visitasi itu, Asisten Deputi Assesemen dan Organisasi, dan Pelaksanaan Kebijakan dan Koordinasi Tata Laksana Kelembagaan dan Tata Laksana Perekonomian dan Kamaritiman Kementerian PAN-RB Hastori.

Ikut hadir mendampingi, Karo Kepegawaian Kemenhub Harry Kriswanto, Kapusbang SDM Hubdat BPSDMP, Popik Montanasyah, Kabag Kepegawaian BPSDMP Emmy Suhartie, dan Kabid Pendidikan Pusbang SDM Hubdat Firga Airani dan staf.

Bertindak sebagai tuan rumah, Ketua STTD Eddy Gunawan dan staf serta taruna-taruni STTD Bekasi.

Acara diawali dengan paparan Ketua STTD Eddy Gunawan mulai sejarah singkat, Ruan Rapat Ketua STTD. Dilanjutkan perkembangan STTD terkini, jumlah taruna 1.300 orang dari berbagai Prodi D4 Transportasi Darat, D3 LLAJ, D4 Perkeretaapian, dan D3 PKB.

Menurut Eddy, kampus STTD berdiri di atas lahan seluas 12,7 Ha, lengkap dengan ruang perkantoran, ruang kelas, lab, workshop, fasilitas dan sarana olah raga dan lainnya.

Kini, STTD diampu oleh 76 dosen tetap dan 156 dosen tiak tetap. Mereka ini kebanyakan birokrat dan praktisi khususnya di sektor transportasi baik di Kemenhub, Dinas Perhubungan, BUMN dan lainnya.

Peninjauan Lapangan

Visitasi Asdep Kementerian PAN dan RB serta Karo Kepegawaian Kemenhub ini dilanjutkan peninjauan ke lapangan, terutama melihat dari dekat kelengkapan fasilitas diklat dan sarana penunjang diklat di kampus STTD.

Kunjungan lapangan diawali dari Lab PKB, dilanjutkan ke fasilitas dan perlengkapan praktik taruna Prodi Perekeretaapian, dan Lab LLAJ. Hampir semua fasilitas diklat setiap dipaparkan dipadu pejabat terkait, termasuk pernik-pernik kelengkapan fasilitas Lab KA di kampus tersebut.

Pada kesempatan itu, Asdep Kementerian PAN dan RB Hastori juga mencoba mock up KA, fasilitas praktik masinis, pergantian wessel, persignalan KA dan lainnya. Di Lab KA itu juga tersedian miniatur KA lengkap dengan track lurus, tikungan, jembatan, bahkan terowongan KA layaknya kondisi sebenarnya.

Dan kunjungan lapangan akhirnya kunjungan ke Lab LLAJ di Kampus STTD. Selain lab, fasilitas pengaturan dan rekayasa lalu lintas dan tata kelola traffic light (lampu merah). Kedua pejabat Kementerian dan Kemenhub itu bahkan sempat mencoba keandalaan simulator mengemudi di Lab LLAJ.

Karo Kepegawaian Kemenhub Harry Kriswanto pun sempat mencoba keandalan simulator ujian SIM milik Prodi LLAJ di STTD itu. Dipandu operator dari taruna-taruni, Harry Kris, begitu biasa disapa mengikuti tahapan yang harus dilalui jika ingin sukses ujian dan layak mendapatan SIM.


Beri Komentar untuk Berita Ini