RAYAKAN DIES NATALIS STTD KE-38, KEPALA BPSDMP RESMIKAN APLIKASI PENASARAN

Rabu, 05 Desember 2018 03:12 pm
Bagikan berita ini   
  


Kepala BPSDM Perhubungan berfoto bersama jajaran struktural STTD sebelum memasuki auditorium

(Bekasi, 5/12) Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Umiyatun Hayati Triastuti, secara resmi melaunching aplikasi PengaturanPenggunaan Sarana dan Prasarana pada STTD atau yg lebih dikenal dengan aplikasi Penasaran bertempat di diuditorium Giri Suseno Hadihardjono Sekolah Tinggi Transportasi Darat. Peresmian tersebut dilakukan dalam rangkaian acara perayaan Dies Natalis STTD ke-38 pada hari Rabu, 5 Desember 2018.

“Dies Natalis STTD kali ini mengambil tema Strategi Pemenuhan Kuantitas dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Transportasi Darat, Mendukung Terselenggaranya Transportasi Darat Yang Selamat, Aman, Nyaman dan Terjangkau,” ujar Umiyatun Hayati.

Kepala BPSDMP dalam pidatonya menyampaikan keyakinannya bahwa STTD akan mampu menjawab tantangan dalam pemenuhan kuantitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia transportasi darat.

“Tema (Dies Natalis-red) tersebut cukup indah untuk didengar dan diucapkan, namun tidaklah mudah dalam mencapainya, hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi STTD, namun dengan kesungguhan tekad, optimisme dan ridho Allah Tuhan Yang Maha Kuasa serta pengalaman STTD yang telah menginjak usia ke 38, saya yakin hal tersebut dapat tercapai,” demikian papar Umiyatun Hayati.

“Momentum Dies Natalis juga merupakan salah satu sarana untuk menunjukkan kepada para insan perhubungan dan para stake holder atas peran STTD yang hadir di tengah-tengah masyarakat, dengan telah dilaksanakannya beberapa kegiatan, antara lain kegiatan bakti sosial, donor darah, pelayanan kesehatan gratis dan pembagian sembako kepada masyarakat sekitar Kampus STTD,” tambah Kepala BPSDMP.

Umi menyampaikan bahwa transportasi tidak terlepas dari sektor-sektor lain. Ada tantangan integrasi dari pengembangan transportasi baik untuk mendukung pengembangan wilayah, daya saing nasional, sistem logistik nasional, dan memperbaiki supply chain yang ada di Indonesia. Hal ini tidak mudah untuk negara kepulauan seperti Indonesia, yang terdiri dari 17.000 lebih pulau dengan wilayah yang sangat besar, dan dua pertiga bagiannya laut. Transportasi darat memegang peran penting dalam mewujudkan integrasi transportasi. STTD diharapkan bisa turut mewujudkan sinergi kerja dengan berbagai wilayah dan stakeholder lainnya. Hal tersebut penting karena saat ini persaingan saja tidak cukup, melainkan harus melakukan sinergi dan kolaborasi, serta networking untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan STTD ke depan. Dengan demikian STTD akan lebih optimal lagi dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala BPSDM Perhubungan memotong tumpeng dan menyerahkan kepada Ketua STTD

Menurut Kepala BPSDMP, usia panjang sifatnya relatif. Yang lebih penting adalah kualitas dan perbaikan dalam menjawab tantangan zaman. Sekolah merupakan suatu instrument/lembaga yang sangat dibutuhkan dalam membangun Indonesia yang cerdas demi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana tercantum dalam Undang-undang 1945 yang berlandaskan Pancasila.

Umi juga berpesan kepada seluruh taruna untuk memegang teguh pada apa yang menjadi cita-cita bersama, bukan hanya cita-cita untuk membesarkan diri sendiri, tapi bagaimana bisa membesarkan bangsa ini dan masyarakat yang ada di sekitar. Dengan begitu bangsa Indonesia dengan sendirinya akan menjadi bangsa yang besar.

Usai menyampaikan pidato dan amanatnya, Kepala BPSDMP meresmikan aplikasi Penasaran (Pengaturan Penggunaan Sarana dan Prasarana). Aplikasi ini ditujukan untuk mewujudkan pengelolaan sarana dan prasarana di STTD secara transparan, akuntabel, dan informatif.

Di penghujung acara, Umiyatun Hayati mengabadikan kenangan bersama seluruh audiens

Sementara itu dalam laporannya, Ketua STTD, Suharto, menyampaikan beberapa rangkaian acara Dies Natalis STTD ke-38 yang telah diselenggarakan dari tanggal 2 sampai dengan 5 Desember 2018. Beberapa acara tersebut antara lain penampilan drumband Gita Jata Wiratama di Car Free Day  Kota Bekasi, bakti sosial berupa layanan kesehatan, pembagian sembako gratis dan donor darah, serta kuliah umum dan pameran penyediaan perlengkapan jalan. Dilanjutkan  kegiatan pada tanggal 10 Desember 2018 yaitu pelaksanaan DPM yang akan dibuka langsung oleh Menteri Perhubungan, penyerahan formasi CPNS kepada 49 Kepala Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) oleh Menteri PAN & RB, launching pengoperasian Jabodetabek AirPort Connection dan peresmian hotel O Dua STTD.

Di sela-sela kunjungannya ke STTD, Kepala Badan SDM Perhubungan juga berkesempatan untuk meninjau secara langsung hotel O Dua STTD yang merupakan salah satu diversifikasi usaha STTD sebagai Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Perhubungan.

Selain Kepala BPSDMP, turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris BPSDM Perhubungan, Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat, Sekretaris Badan Pengelola Transportasi Jalan, para kepala UPT, para pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan dan BPSDM Perhubungan, serta para civitas akademika STTD. (YDR/RHM)


Beri Komentar untuk Berita Ini