Dewan Musyawarah Taruna

dewan musyawarah taruna

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 21 Tahun 2010 Tentang Statuta Sekolah Tinggi Transportasi Darat pasal 123 dijelaskan bahwa :

Organisasi Ketarunaan dan Kemahasiswaan STTD merupakan wahana dan sarana pengembangan diri taruna dan mahasiswa kearah perluasan wawasan dan peningkatan kecendekiawan serta integritas kepribadian bangsa Indonesia.

Kedudukan Dewan Musyawarah Perwakilan Mahasiswa dan Taruna

Dewan Musyawarah Perwakilan Mahasiswa dan Taruna, mewakili semua mahasiswa dan taruna dalam rangka memperlancar proses pelaksanaan pendidikan, pelatihan dan pengasuh.

Tugas Pokok Dewan Musyawarah Perwakilan Mahasiswa dan Taruna

Dewan Musyawarah Perwakilan Mahasiswa dan Taruna mempunyai tugas pokok merencanakan kegiatan organisasi kemahasiswaan dan ketarunaan STTD berkaitan dengan fungsi dan pencapaian tujuan pendidikan.

Fungsi Dewan Musyawarah Perwakilan Mahasiswa dan Taruna

  1. Perwakilan mahasiswa dan taruna untuk menampung dan mengeluarkan aspirasi mahasiswa dan taruna dalam lingkungan STTD;
  2. Perencanaan dan penetapan garis-garis besar program kegiatan ketarunaan;
  3. Pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler di STTD yang dilaksanakan Batalyon; dan
  4. Menyusun Rencana Pengembangan ketrampilan, manajemen dan kepemimpinan.

Keanggotaan dan Kepengurusan Dewan Musyawarah Perwakilan Mahasiswa dan Taruna

  1. Keanggotaan terdiri atas wakil dari seluruh mahasiswa dan taruna di semua kelas pada tiap jurusan pendidikan;
  2. Tata kerja dan kepengurusannya diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Korps Mahasiswa dan Taruna STTD;
  3. Pengurus disahkan oleh Ketua STTD; dan
  4. Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya pengurus bertanggung jawab kepada Ketua STTD melalui Pembantu Ketua III Bidang Ketarunaan.